Tampilkan postingan dengan label Makanan organik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan organik. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Juni 2008

Betapa Pentingnya Makanan Organik Untuk Kesehatan Kita


Akhir-akhir ini kita sering sekali mendengar makanan organik, beras organik,
sayur organik, juice organik, garam organik dll.
ini sebagai suatu bukti bahwa masyarakat perkotaan sudah mulai peduli dengan
masalah kesehatan terutama makanan.
karena riset menyatakan bahwa sumber dari segala penyakit yang ada bermula
dari makanan.
Apalagi makanan yang kita konsumsi sebagian besar sudah tercemar, bahan kimia, pestisida,
pengawet belum lagi zat-zat yang terkandung dalam makanan dan semua yang kita makan terserap dalam usus kita yang panjangnya mencapai hingga 6 kali tinggi badan kita.

Apabila sisa makanan, obat-obatan yang kita minum sedari kecil, jamu dll terserap dan tertinggal di dalam dinding usus maka mengakibatkan penumpukkan toksin-toksin dan toksin-toksin tersebut akan semakin banyak apabila kita kurang minum air putih, tidak menjaga makanan, tidak makan makanan berserat dan berolahraga.

Ini semua akan mengakibatkan usus tidak bekerja dengan baik dan lama-kelamaan akan timbul penyakit seperti ginjal, diabetes, tumor kanker dll.
Melilea Greenfield Organic suatu makanan organik dan sudah mendapatkan klasifikasi Makanan Organic bintang lima oleh OUNFA
Jadi, makanan organic juga ada kelas-kelasnya kalo yang bintang lima ini setara dengan kita menginap di hotel bintang lima lah...

Jadi GFO ini gunanya apa? gunanya untuk menyerap sisa-sisa toksin dalam tubuh kita yang tidak bisa dikeluarkan hanya dengan minum air putih saja.
Bayangin begini : selang air yang sudah kita pakai selama tiga tahun lalu kita potong deh tengah
nya ada apa saudara-saudara di tengahnya? Ya benar ada lumut....
Bayangin aja tubuh kita ada lumut dan sisa-sisa kerak nya...ngak mungkin khan klo ada yang bilang masa iya sih? terus kita keluarin tuh usus kita... Ada yang berani saudara-saudara...

Apa itu kelas organik bintang lima? Jadi hasil yang diproduksi setelah tanah dibiarkan/tidak digunakan untuk masa 3 tahun, tanpa adanya sumber pencemaran dalam jarak 30 km dari tanah pertanian, pengawasan terhadap masyarakat yang tinggal disekitarnya, kecepatan kendaraan yang keluar masuk tanah pertanian yaitu 8 km perjam serta penggunaan racun binatang perusak dan bahan kimia pertanian yang sangat dilarang, akan dianugrahi penilaian 5-bintang.







Minggu, 15 Juni 2008

Hidup Sehat Makanan seimbang




Hidup Sehat dengan Makanan Organik

JAKARTA – Tak ada orang yang tak mau hidup sehat. Dengan pola hidup teratur dan menghindari stres, hal itu bisa terpenuhi. Satu hal lain yang patut diperhatikan adalah pemilihan makanan. Seperti apa makanan yang bisa dibilang baik, hingga bisa menunjang pola hidup sehat tersebut. Jenis makanan organik merupakan solusi saat ini.

Hingga sekarang masih banyak orang yang bertanya-tanya mengenai pangan organik. Banyak juga yang mendefinisikannya sebagai makanan segar tanpa bahan kimia dan pestisida. Namun, banyak juga yang menganggap makanan jenis ini adalah makanan khusus orang-orang yang ‘gila’ kembali ke alam. Terlepas dari itu semua, harus diakui jenis makanan ini baik untuk mengurangi efek negatif racun dari berbagai bahan kimia dan pestisida.
Istilah makanan organik tidak sepenuhnya mengacu pada objek makanan tersebut. Namun menyangkut bagaimana proses produksi dan pengolahan makanan. Jadi ada benarnya anggapan jenis makanan diproduksi tanpa menggunakan bahan-bahan kimia beracun.
Sampai sekarang kita tak bisa lepas sepenuhnya dari residu kimia dan pestisida. Contohnya tanah masih tetap mengandung bahan kimia karena penggunaan pupuk urea. Atau polusi udara dan air yang juga turut memberikan andil. Ini karena tidak semua petani Indonesia menggunakan sistem pertanian ekologis – memperhatikan kaidah kesehatan dan lingkungan.
Jadi, apa alasan kuat yang bisa diajukan untuk memilih makanan jenis ini.

Alasan
Hippocrates, pemikir ilmu kesehatan modern, mengungkapkan biarkan makanan menjadi obat Anda dan biarkan obat menjadi makanan Anda. Pemikiran Hippocrates tersebut sekarang digali ulang sebagai landasan mengapa kita seharusnya memilih makanan.
Alasan yang berikutnya adalah masalah masa depan. Generasi penerus kita tidak seharusnya menerima akibat negatif dari apa yang kita lakukan sekarang. Hasil studi terakhir membuktikan bahwa anak-anak terkena empat kali lebih banyak efek pestisida daripada orang dewasa.
Sampai sekarang tercatat setidaknya ada delapan jenis pestisida dalam makanan yang dapat menyebabkan kanker. Pilihan makanan yang non-residu kimia dan pestisida saat ini akan membawa pengaruh penting pada kesehatan generasi mendatang.
Juga masalah ini bersangkutan dengan kemauan kita melindungi kualitas air. Seperti kita tahu, dua pertiga dari tubuh kita mengandung air. Air juga memenuhi dua pertiga isi bumi ini. Air sangat penting bagi kehidupan manusia. Tapi, hingga sekarang diperkirakan kebanyakan air tanah telah tercemar oleh pestisida.
Sudah ada 38 negara yang tingkat pencemaran airnya melebihi ambang batas, dan mirisnya berarti lebih dari setengah penduduk negara tersebut meminum air tercemar tadi.
Alasan lain adalah penghematan energi. Kebanyakan pertanian modern sekarang menggunakan bahan bakar minyak bumi. Hingga mencapai total 12 persen yang dikonsumsi oleh sektor tersebut. Berarti banyak energi yang dibutuhkan untuk memproduksi pupuk kimia daripada untuk mengolah dan memanen tanaman.
Secara kesehatan, pestisida ternyata bisa juga menyebabkan kanker. Hampir 1,4 juta kasus kanker di dunia disebabkan oleh bahan ini. Ternyata pestisida juga memberikan pengaruh pada cacat kelahiran, kerusakan syaraf dan mutasi genetik.
Memilih makanan ini berarti kita juga menolong kelangsungan hidup petani. Secara kesehatan, para pekerja pertanian terancam saat harus menggunakan pestisida. Ini karena aturan penggunaan pestisida di negara berkembang belum menjamin keamanan penggunaannya. Hingga sekarang diperkirakan satu juta petani mengalami keracunan pestisida per tahunnya. Beberapa jenis pestisida yang dilarang digunakan di negara AS ternyata masih diproduksi dan diekspor ke negara-negara berkembang tersebut.

Keuntungan
Memilih makanan organik ini bila dilihat dari segi nutrisi, ternyata mengandung kandungan gizi lebih baik dibandingkan dengan bahan pangan non-organik. Sehingga secara logika berarti lebih membantu proses pertumbuhan dan perbaikan tubuh bila mengalami masalah.
”Makanan juga jenis ini juga ternyata lebih hemat”, demikian menurut penuturan Ibu Bibong Widyarti D, salah seorang pengguna jenis makanan ini. Hal tersebut bisa dimungkinkan karena jenis makanan ini lebih lama basi, hingga tidak banyak beras yang terbuang, lanjutnya menguatkan.
Jadi, bukanlah hal yang merugikan bila kita memutuskan menggunakan jenis produk makanan ini sebagai alternatif makanan keluarga kita di rumah. Untungnya adalah penghematan proses produksi dan mengurangi tingkat kerusakan lingkungan di bumi yang kita cintai ini.